Gorontalo — Kontingen Provinsi Gorontalo menorehkan prestasi bersejarah pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026. Untuk pertama kalinya, Gorontalo berhasil membawa pulang medali emas dari kejuaraan nasional gateball. Medali tersebut diraih pada kategori tunggal putra.

Kejurnas Gateball 2026 berlangsung pada 20–24 Oktober 2026 di Lapangan RSON Cibubur. Dalam kejuaraan yang mempertandingkan 11 kategori itu, Gorontalo mengirimkan 19 atlet, satu pelatih, dan dua ofisial. Kontingen mengikuti delapan kategori, yaitu beregu putra, beregu campuran, triple putra, triple campuran, ganda putra, ganda campuran, ganda putri, dan tunggal putra.

Raihan emas ini menjadi pencapaian istimewa bagi perkembangan gateball di Gorontalo. Setelah sekian lama belum merasakan gelar juara di tingkat nasional, keberhasilan kali ini menandai langkah penting bagi para atlet dan pengurus Pergatsi Gorontalo. Prestasi tersebut juga menjadi hasil dari perjuangan kontingen yang membawa nama daerah di tengah persaingan dengan peserta dari berbagai provinsi.

Kategori tunggal putra menjadi momen bersejarah bagi Gorontalo di kejuaraan tahun ini. Alif Abdullah Nadjamudin meraih Medali Emas pada Kejurnas Gateball 2026 setelah difinal mengalahkan Atlit asal DIY. Kemenangan tersebut bukan hanya menambah koleksi medali kontingen, tetapi juga membuka catatan baru dalam perjalanan gateball Gorontalo. Hasil ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi atlet untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan berani memasang target prestasi pada kejuaraan berikutnya.

Keikutsertaan dalam delapan kategori menunjukkan luasnya partisipasi atlet Gorontalo dalam Kejurnas 2026. Para atlet turun dalam nomor beregu, triple, ganda, hingga tunggal. Setiap kategori menghadirkan tantangan dan kebutuhan kerja sama yang berbeda. Dalam nomor beregu dan ganda, kekompakan serta komunikasi menjadi bagian penting dari pertandingan. Sementara itu, nomor tunggal menuntut kesiapan dan ketelitian atlet dalam mengambil keputusan secara mandiri.

Meski medali emas diraih di kategori tunggal putra, keikutsertaan seluruh kontingen tetap menjadi bagian penting dari pencapaian Gorontalo. Pengalaman bertanding di tingkat nasional memberi kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan, memperoleh pengalaman menghadapi lawan dari daerah lain, serta mengenali aspek permainan yang masih dapat ditingkatkan. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi selanjutnya.

Alif Abdullah Nadjamudin foto bersama ketua umum PB Pergatsi (tengah) Ibu Diana Kusumastuti, Wamen Kemen PU

Prestasi ini sekaligus menjadi dorongan bagi pembinaan gateball di daerah agar dapat terus berkembang. Konsistensi latihan, dukungan terhadap atlet, serta evaluasi setelah pertandingan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga momentum. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak atlet Gorontalo yang mampu tampil kompetitif dan meraih prestasi pada berbagai kategori.

Pengurus Pergatsi Gorontalo saat ini terdiri atas Bapak Syarif Mbuinga sebagai ketua, Kamri Alwi sebagai wakil ketua I, dan Dedi F. Najamudin sebagai wakil ketua II, Pengurus bersama pelatih, atlet, dan ofisial memiliki peran dalam mendukung keikutsertaan Gorontalo di ajang nasional.

Medali emas dari Kejurnas Gateball 2026 menjadi tonggak penting sekaligus awal bagi target-target berikutnya. Gorontalo pulang dengan kebanggaan atas pencapaian bersejarah ini dan membawa pengalaman berharga dari Cibubur. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru bagi komunitas gateball di Gorontalo untuk terus berkembang dan mengukir prestasi di tingkat nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *